Minat siswa kalimantan selatan melanjutkan pendidikan sampai
kejenjang perguruan tinggi dinilai sangat tinggi
Penilaian
bahwa Generasi muda kalimantan selatan untuk melanjutkan pendidikan sampai
kejenjang perguruan tinggi disampaikan pengamat pendidikan kalimantan selatan
Dr.karioni flory menanggapi semua pertanyaan semua wartawan tentang adanya
universitas baru di kalimantan selatan itu universitas muhammadiyah banjarmasin
dan dan universitas nahdatul ulama kalimantan selatan,
Menurut
doktor karioni flory universitas muhammadiya bandjarmasin sebenarnya bukanlah
sebuah pergutuan tinggi baru, karena merupakan peningkatan status dari sekolah
tinggi ilmu kesehatan (STIKES) Muhammadiyah yang mahasisswanya cukup banyak
mencapai 3000 orang.
Sehingga
dinilai perguruan tinggi tersebut bisa berkembang dengan baik. Memeng animo
masyarakat untuk melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi sangat besar dan
sangat tinggi, terutama yang ingin masuk keuniversitas muhammadiya ini, karena
universitas muhammadiyah ini sudah ada embrionya yaitu sekolah tinggi Ilmu
kesehatan, dan beberapa prodi yang sudah dilakukan dan sudah ada S2nya dan
kritikasinya A, mahasiswanya tidak tanggung-tanggung mencapai 3000an sehingga
itu merupakan modal dasar bagi universitas muhammadiyahnya.
Dari
pantauan RRI dilapangan kondisi proses pembelajaran perkuliahan di STIKES
muhammadiyah yang merupakan cikal bakal universitas muhammadiya bandjarmasin
sangat baik, kampus yang berlokasi di jalan asparman tersebut sangat ramai
dengan suasana akademika sangat terasa,
Sedangakan
di universitas nahdatul ulama berlokasi dikecamatan gambud kecamatan bandjar,
kedua perguruan tinggi tersebut masing-masing dipimpin oleh para guru besar
universitas bandjar masin dipimpin oleh Prof. amir Khairudin yang merupakan
guru besar IAIN Antasari sedang nahdatul Ulama dipimpin Oleh Prof. Dr. Hadi
Nunjak.